Community Education and Empowerment in Handling Dengue Fever in Kurung Kejayan Village, Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.59535/qwy5se40Keywords:
DHF, Community Empowerment, PHBS, Participatory Education, Health CadresAbstract
Dengue fever (DHF) is still a public health problem in many parts of Indonesia, including Kurung Village, Kejayan Subdistrict, Pasuruan District. The low awareness of residents towards environment-based prevention behavior is one of the factors for the high risk of transmission. This activity aims to increase knowledge, establish clean and healthy living behavior (PHBS), and build a community-based dengue prevention system through education and community empowerment. Through participatory and educative methods, this activity resulted in increased community knowledge, changes in 3M Plus behavior, and the implementation of routine PSN at the RT level. The program also strengthens collaboration between the community, village government, and Puskesmas. Theoretically, this activity supports the community empowerment approach, the Health Belief Model, and the socioecological model, and has proven effective for replication in other areas.
References
[1] P. A. U. Retang, J. A. R. Salmun, and A. Setyobudi, “Hubungan Perilaku dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskemas Bakunase Kota Kupang,” Media Kesehatan Masyarakat, vol. 3, no. 1, pp. 63–71, Apr. 2021, doi: 10.35508/mkm.v3i1.2895.
[2] S. K. N. Asri, S. K. Anis Rosyiatul Husna, M. Asmaul Husna, and M. Putri, “Modal Sosial Dan Penatalaksanaan Demam Berdarah Di Kecamatan Buang Ngem Thailand: Studi Kasus.” Accessed: Nov. 21, 2025. [Online]. Available: https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/6015/
[3] P. K. Tokan and K. Owa, “Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Desa Gheoghoma,” Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, vol. 23, no. 2, pp. 371–381, Dec. 2023, doi: 10.32382/sulo.v23i2.70.
[4] R. Siddiq, A. A. Frinaldi2, R. Rembrandt, D. Lanin, and G. Umar, “Kebijakan Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Berbagai Daerah di Indonesia,” Jurnal Sehat Mandiri, vol. 18, no. 1, pp. 65–73, June 2023, doi: 10.33761/jsm.v18i1.943.
[5] S. Sahawati, A. Shafwan, Nirwana, and Deni, “Analisis Faktor Risiko Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Lalowaru Tahun 2025,” Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, vol. 4, no. 2, pp. 138–145, May 2025, doi: 10.69677/avicenna.v4i2.140.
[6] A. A. Perdana, “Karakteristik Kondisi Lingkungan Penderita Malaria Terhadap Kejadian Malaria,” Jurnal Medika Hutama, vol. 3, no. 01 Oktober, pp. 1696–1702, Oct. 2021.
[7] J. C. Kandi, J. Almet, and N. A. Ndaong, “Studi Literatur Status Resistensi Aedes sp. Terhadap Larvasida di Indonesia,” Jurnal Veteriner Nusantara, vol. 6, no. 1, pp. 115–127, Mar. 2023, doi: 10.35508/jvn.v6i1.5843.
[8] M. R. E. Kandi, S. M. Af, and H. M. Devi, “Tingkat Pengetahuan Ibu Rumah Tangga (IRT) Berhubungan Upaya Preventif Nyamuk Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD),” Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan, vol. 8, no. 1, pp. 27–41, Apr. 2024, doi: 10.33366/nn.v8i1.2805.
[9] I. A. N. Citrawati, I. Nafisa, I. Rahayu, I. Safitri, I. R. Herawati, and C. N. Fatiha, “Implementasi Program Promosi Kesehatan 3M Plus dalam Meningkatkan Kesadaran Kolektif Pencegahan DBD di Banjarnegara,” Room of Civil Society Development, vol. 4, no. 2, pp. 279–289, Mar. 2025, doi: 10.59110/rcsd.526.
[10] W. Widyantoro, N. Nurjazuli, and Y. Hanani, “Pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Masyarakat di Indonesia: Systematic Review,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 10, no. 03, pp. 191–199, Sept. 2021, doi: 10.33221/jikm.v10i03.1008.
[11] A. Febrianto, N. S. Rd, and K. R. Hayati, “Peran PKK dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo,” Health & Medical Sciences, vol. 2, no. 1, pp. 8–8, June 2024, doi: 10.47134/phms.v2i1.238.
[12] L. Oktariani, I. D. Aulia, and R. S. Sari, “Peningkatan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Ibu Rumah Tangga Di Wilayah Kota Tangerang,” Syntax Idea, vol. 3, no. 4, pp. 848–856, Apr. 2021, doi: 10.46799/syntax-idea.v3i4.1150.
[13] T. E. Judi, T. D. Jusnita, E. Harianto, and N. D. U. Dewi, “Program Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Mandiri Melalui Kader Surabaya Hebat,” ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional (e-ISSN: 2797-0493), vol. 3, no. 05, pp. 39–49, Sept. 2023, doi: 10.69957/abdimass.v3i05.1327.
[14] E. Ibrahim, S. Handayani, H. Ishak, R. Ruslan, and S. Syamsuar, “Pelatihan Pembarantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus pada Siswa SDN 159 Tekolabbua, Desa Bori Masunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros,” Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan, vol. 2, no. 1, pp. 1–9, Mar. 2025, doi: 10.54883/eeehd273.
[15] A. Firmansyah, R. R. Altrisan, N. Salsabillah, and F. F. Rahmania, “Strategi Pemberdayaan Komunitas dalam Mitigasi Demam Berdarah: Edukasi dan Monitoring Jentik Nyamuk di Kelurahan Mangunsari, Gunungpati,” Solidaritas: Jurnal Pengabdian, vol. 5, no. 1, pp. 61–70, Aug. 2025.
[16] C. P. Wenas and L. K. Arsastha, “Peran Media Sosial dalam Promosi Kesehatan : Review Literatur pada Intervensi Digital,” JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, vol. 4, no. 2, pp. 352–359, June 2025, doi: 10.55606/jurrikes.v4i2.5498.
[17] H. K. Siregar, “Pengembangan Sistem Kesehatan Primer yang Berfokus pada Pencegahan untuk Menangani Tantangan Penyakit Menular dan Tidak Menular di Masyarakat,” Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online), vol. 4, no. 1, pp. 901–918, 2023.
[18] S. G. Febriasari and D. E. Kusumawardhani, “Kepercayaan Dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Ibu Rumah Tangga Berdasarkan Health Belief ModeL,” INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, vol. 10, no. 1, pp. 41–56, Sept. 2019, doi: 10.51353/inquiry.v10i1.227.
[19] M. M. Simatupang, R. Oktivaningrum, I. Pratiwi, and G. Gestafiana, “Pengetahuan Dan Persepsi Masyarakat Terhadap Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (Psn,” Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), vol. 3, no. 1, pp. 69–82, Nov. 2019, doi: 10.52643/jukmas.v3i1.596.
[20] N. A. Zalianty and N. Falasifah, “Optimalisasi Peran Kader Surabaya Hebat Dalam Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan Di Pemukiman Padat Penduduk,” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, vol. 2, no. 6, pp. 270–276, Nov. 2025, doi: 10.61722/jmia.v2i6.6983.
[21] K. D. Ayuningtyas, N. Agtikasari, and A. Damayanti, “Modal Sosial dan Persepsi Ancaman Sebagai Determinan Perilaku Pencegahan Infeksi Dengue: Studi Multilevel,” Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), vol. 6, no. 3, pp. 382–388, Dec. 2019, doi: 10.26699/jnk.v6i3.ART.p382-388.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Miftahillah Miftahillah, M. Mujib Utsmani, Siti Khudoibah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
